sisa-sisa terkutuk

di atas robohan kota taj mahal,
dicelah-celah bucu kaca-kaca yang terderai,
diantara sisi-sisi mimpi dan realiti..

aku binakan kekuatan yang tak masuk akal..

percayalah..
wujudlah..

hadapilah

by: i'm a dreamer

shuhhhh aku berpuisi

Selalunya logika menemui titik absurditi

kadang-kadang logika itu sendiri suatu yang tak pernah masuk akal, mengarut!

sperti babi-babi menari meminta-minta disumbatkan arak yang tidak mungkin pernah wujud dimuka bumi ini

campak aku kesitu, biar hilang yang disini

tapi bagaimana yang disana?

ruang ini belum sempat aku nikmati, sumpah!

Warnakan tulangku biru,

butakan pemandanganku warna warni

Tolonglah aku merayu,

binakan semula apa yang musnah

hidupinya atas tapak kematian yang merusak

aku perlukan keperluan

by: i'm a dreamer

hanya pada saat kita bersendirian

bukan diam yang menemui
tuhan pada kali ini,
tersembur bahasa yang malu
dari mulut ini.
terpesong nya penghayatan itu
bahasa nya telah membisu.

selafaz ayat, aku di hanyut
pada rahim seorang wanita
jatuh lah kaki yang hina
pada tanah tempat ku di cipta
sekilas air mata
menghapus dosa-dosa
yang menyelamat satu nyawa
telah bermula lah
catatan pahala dan dosa
salam ku pada dunia

mengenali cinta itu
membuat ku merasa
indah bila ia di sentuh.
seperti
sudah terpadam semua waktu.

tiada nya cinta
jika kau anggap ianya
sudah kau miliki
tumpul sudah makna
segala yang tercipta

kita dan cinta
adalah dari makna yang sudah menjadi
bukan memiliki
malah kita masih lagi terasing

hanya pada saat kita bersendirian
kita boleh mengerti
insan dan cinta

by : artxcore

untitled

jika sesuatu yang bernafas tak bisa lagi berbisik,
nyahkan saja dari melodi itu,
kerna ia tak bisa lagi setia menari.

Tembok kamar teman setiaku
yang tak pernah lelah menemaniku.
Ya,
aku pilih gerimis dari hujan yg lebat..
ITU AKU

by : sutera hitam

jasad yang bertuhan

ini sudut tentang dunia mu
seberapa kerap kamu meluahkan nya
kejutan demi kejutan, tetap jawapan nya
segala yang kamu tahu adalah salah
segalanya helah manusia, begitu sempurna

ini waktu nya
sifat kemanusiaan yang semakin menipis
dan berakhir nya
setiap langkah yang menyentuhi bumi

sekerap ia cuba menukar nama mereka
takkan ada satu pun yang akan dikenang
bila kebenaran dan khayalan bersatu
hapus lah jasad yang bertuhan,
hapus lah tuhan yang berjasad.

walau apa jua kata mereka
pada hari ini - hari esok - hari semalam
adalah yang telah di-tetap-kan sama
kepercayaan yang sudah hilang

pecah kan makna setia
selongkar ribuan bahasa
satu kan jasad manusia
bertuhan lah semua agama

by : artxcore

Dunia lagi satu

Ingin aku,
Menjelajah hutan yang entah mana-mana,
Seringkali tersekat pada akar-akar kayu menjalar.

Saket,Luka,Perit,

Mengoyak-ngoyat isi kulit,
Mendobrak kuatnya semangat,
Terkoyak, tercarit,
Memaki aku dalam diam.
Seranah paling jijik kulontar tanda amarah!
Bangun lalu meludah penuh dendam.

Lalu menyanyi,
Berlagu aku tanpa lirik,
Seringkali tanpa jiwa,
Seringkali tanpa nyawa.

Bebaskan aku!
Dari tempat yang tak pernah mungkin terbebas!

Lepaskan aku!
Dari tawanan yang tak pernah mungkin terlepas!

Bunuh aku!
Dari hidup yang tak pernah mungkin terbunuh!

Ludahi jiwaku,
Rungkai seliratnya mindaku,
Agar terus terusan sesat didunia lagi satu.

by: i'm a dreamer

Indah Minda

kekadang ia
bersih minda nya..
kekadang ia
tercela hitam di dalamnya..
kekadang ia
terpadam supaya tiada...

tapi tetap semua kejadiannya indah..
seperti suatu institusi khayalan..
kita adalah bumi diri sendiri...

ia banyak mengajar
walau. baik dan buruk
ia petunjuk
mahu. baik dan buruk

by : artxcore

angan jendela

dalam termangu, hati terus menyilu
khusyuk nya memeluk tubuh
biar pun hanya...
angan yang mendatang
terbayang & melayang
sinar bulan terang
indah sampai ku mengarang
cinta terlarang

di balek kabus,
ku mahu gengam tangan mu
peluk tubuh mu di waktu dingin menyerap
terusan aku menyebut nama mu
ceritanya indah dan tidak berwaktu
tiada hari yang akan menjelang..

deru - deru angin malam,
khayal aku bersama kamu
gembira aku seindah tawa mu
dalam gelap aku hanya melihat kamu
dalam lafaz hanya meluah bayangan mu
aku mahu terus menari dan mengucup tangan mu
terbaring di padang yang luas melihat awan
lupa.. lupa tentang waktu..
waktu yg tiada apa - apa

dari sudut jendela..
berkepol - kepol asap rokok
aku suarakan..
terima kasih tuhan atas khayalan
dari kebenaran rasa..
harap esok masih ada untuk
mengelamun tentang
cinta yang terlarang

by : artxcore

aku di mana?

aku ini dimana?
mungkin di rumah,
mungkin di tepi jalan
mungkin di dalam bilik mandi...
tahukah aku berada dimana?

aku mungkin di syurga,
mungkin di neraka..
mungkin aku melihat beribu kematian
mungkin aku sedang menerima berjuta ujian..
beritahu aku berada dimana?

aku mungkin masih di dalam rahim seorang wanita
mungkin di dalam botol minuman keras..
mungkin di dalam mangkok tandas..
mungkin di tepi tong sampah..
layakkah aku di mana-mana?

aku mungkin di atas pokok
mungkin di dalam kandang
mungkin di atas bukit sedang menyalak
mungkin di dalam kuali hangus di masak
mungkin di lautan dalam bersembunyi di balek lelumut
kajadian aku, ENGKAU letakkan di mana?

aku mungkin di dalam hati seorang insan
mungkin di ranjang sedang di buai nafsu
mungkin di balek pintu besi yg berjanji akan memukul ku
mungkin aku seorang bapa
mungkin juga aku seorang ibu
terimalah aku yg berada di mana-mana!!

by : artxcore

hasrat sesat

sepi ku rasa
menyabut hari demi hari
aku tunggu dan menunggu
bagai bertaburan kaca yg pecah berderai
hasrat yang menyesat
tiada guna..
selamat tinggal semua

by : artxcore